Kamis, 24 Juli 2008

Inspirasi "Kopi dan Cangkir" dalam Kehidupan

Melihat begitu banyaknya orang yang stress saat ini, tidak terkecuali orang-orang yang seharusnya secara Finansial oke tetapi mereka tidak menikmati kekayaannya.

Ada sebuah kisah tentang hal ini, begini kisahnya :

Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada komplain tentang stress di pekerjaan dan kehidupan mereka.

Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis - dari porselin, plastik, gelas, kristal, gelas biasa, beberapa diantara gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah - dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.

Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan :
"Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan yang murah saja.
Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami.

"Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi.
Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus bahkan menyembunyikan apa yang kita minum.
Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukanlah cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain."

"Sekarang perhatikan hal ini : Kehidupan bagai kopi, sedangkan pekerjaan, uang dan posisi dalam masyarakat adalah cangkirnya.
Cangkir bagaikan alat untuk memegang dan mengisi kehidupan.
Jenis cangkir yang kita miliki tidak mendefinisikan atau juga mengganti
kualitas kehidupan yang kita hidupi.
Seringkali, karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita."

Tuhan memasak dan membuat kopi, bukan cangkirnya.
Jadi nikmatilah kopinya, jangan cangkirnya.

Sadarilah jika kehidupan anda itu lebih penting dibanding pekerjaan anda.
Jika pekerjaan anda membatasi diri anda dan mengendalikan hidup anda, anda menjadi orang yang mudah diserang dan rapuh akibat perubahan keadaan.
Pekerjaan akan datang dan pergi, namun itu seharusnya tidak merubah diri anda sebagai manusia.
Pastikan anda membuat tabungan kesuksesan dalam kehidupan selain dari pekerjaan anda.

Dari Berbagai Sumber

Baca Selengkapnya...

Rabu, 23 Juli 2008

"Menggarap" Cerita Dalam Sebuah Artikel

Koq aneh ya, sebuah artikel di garap. Itu istilah saya lho.
Anda mungkin mempunyai istilah lain untuk hal ini. Baiklah, saya akan mulai pandangan saya atas judul ""Menggarap" Cerita Dalam Sebuah Artikel", yang tentunya saya buat sendiri :).

Mengapa -cerita- bukannya isi artikel yang saya tekankan dalam tulisan ini?
Tentu, karena saya ingin menjelaskan kepada anda tentang cerita yang menghanyutkan dalam pembuatan suatu artikel yang nantinya akan menjelaskan isi artikel itu sendiri.

Anda tentu sering membaca artikel yang membawa anda kepada pikiran yang melayang dan membayangkan bahwa cerita itu benar-benar terjadi walaupun hanya sebatas khayalan penulis.

Pernah kah?

Saya sangat yakin, kita semua pernah mengalaminya. Itulah kepandaian seorang penulis untuk memanipulasi pikiran kita agar kita mengikuti kehendak si penulis. Hal ini bisa kita katakan suatu hipnotis.

Ya... hipnotis dalam tulisan. Seperti dalam buku Joe Vitale yang berjudul "Hypnotic Writing". Apakah anda sudah penah membacanya?

Saya sudah menyelesaikan membaca buku tersebut kemarin, dan saya akan ulangi lagi membacanya.

Anda mulai mengerti maksud saya.. teruslah membaca.



Oke, kemudian bagaimana penulis bisa menyampaikan ide dalam pikirannya secara tepat kepada kita. Hal itu dia jabarkan melalui cerita. Kembali ke judul kita.


Cerita adalah cara termudah untuk mengingatkan kita. Anda tidak percaya?
Masih ingatkah anda ketika anda kecil kemudian papa atau mama atau nenek atau kakek anda bercerita ketika anda ingin tidur ? tentu, tapi ceritanya lupa (he..he..he..).

Nah, dalam cerita itu mungkin anda waktu itu bisa sangat percaya dengan apa yang di ucapkan oleh orang tua anda, walaupun kadang orang tua anda mengarang ceritanya (biar serem dan cepat tidur)

Tetapi anda mengingatnya dengan baik apa yang di ceritakan. Kadang terpikir oleh anda bahwa itu suatu kenyataan. Begitu juga kita saat ini.

Didunia ini banyak sekali artikel yang sudah di tulis. Terutama di dunia maya yaitu internet. Wah.. ga bisa dihitung deh, tetapi banyak artikel tersebut hanya di baca oleh orang tidak begitu lama.

Tentu, karena bagi pembaca artikel tersebut tidak berguna.

Nah, sebenarnya dalam penulisan sebuah artikel, penulislah yang berbicara langsung kepada anda tentang yang ingin disampaikan. Bukan nanti tetapi pada saat anda membaca artikel dia ada dipikiran anda ketika anda membacanya dalam hati, --dia ada disana-.

Terdengar sulit bukan ?

Begini, seperti yang saya sebutkan diatas, cara terbaik untuk menyampaikan maksud kita dalam tulisan adalah bercerita. Jadi jika sipenulis mengerti merangkai kata yang baik dengan bercerita untuk menghubungkan maksud artikelnya kepada pembacanya, maka dapat disimpulkan bahwa penulis itu --berhasil--

Anda mulai mengerti sekarang, bukan ?

Saya berusaha membuat dialog didalam semua tulisan saya kepada anda, agar anda tahu bahwa saya sedang berbicara kepada anda. Apakah anda merasakannya ? Jawablah di kolom komentar.

Baiklah, anda sudah mulai mengerti maksud saya.
Berceritalah anda dengan menggunakan kata-kata yang dapat membangun kepercayaan pembaca anda, dan berdialoglah dalam setiap tulisan anda sehingga pembaca anda merasa anda sedang berbicara kepadanya.

Anda ingin menerapkannya didalam tulisan anda?

Saya tunggu artikel anda. Semoga bermanfaat :)

By : Mr. Tamaro



Baca Selengkapnya...

6 Tips Menjadi "Blogger Sejati"

Mari kita masuk ke dunia blogger sekarang, walaupun dunia blog ini bagi saya adalah hal yang baru, namun sebelum memutuskan memiliki blog saya juga suka membaca tulisan-tulisan yang ada dibeberapa blog.

Saya terinspirasi menulis ini karena banyaknya blog yang hampir 90 % isi dari blognya merupakan konten yang diambil dari blog atau website lain. Ini sungguh memilukan bagi sebagian besar blogger yang artikel dari pikiran mereka diambil tanpa "sisa".

-- Apakah anda merasakannya ? --

Teruslah membaca untuk melihat tips ampuh dari saya :)Beberapa tanggapan atas aktivitas ini muncul seperti :Banyak sekali tanggapan yang berkembang atas aktivitas ini bahkan ada blogger yang tidak ingin artikelnya diambil untuk di publikasikan blogger lain. Tertarik, Lanjutkanlah membaca.Bagi saya pribadi, aktivitas "Copy" & "Paste" Artikel tidaklah masalah, seperti banyak blogger inginkan cantumkan sumber artikel tersebut dan beri linknya itu sudah lebih dari cukup sebagai niat baik.Wah, lumayan juga tips diatas ya, bener tidak ?
--tentu benar--


Istilah " "Copy" & "Paste" Artikel " bukanlah hal yang baru. Tetapi semakin banyak blogger yang melakukan aktivitas ini. Pertanyaannya sekarang --Siapa yang di rugikan ?--

  • Itu namanya plagiat
  • Menjiplak
  • Tidak sopan mengambil artikel orang lain tanpa mencantumkan alamat sumbernya
  • dll

Sekarang pertanyaan saya kepada anda yang sudah setia membaca artikel ini. Apakah ada setuju dengan aktivitas ini? Jawaban anda dapat di tulis di kolom komentar, oke ?

Maka bisa di katakan anda blogger sejati. --Setuju--

6 Tips Menjadi Blogger Sejati :

  1. Tulislah blog anda dengan hati
  2. Tulislah artikel yang berguna untuk pembaca anda bukan untuk anda
  3. Mintalah ijin dari penulis artikel jika ingin menggunakan artikelnya. Anda bisa menghubunginya lewat email, YM serta telepon.
  4. Cantumkan sumber dan link nya untuk memudahkan pembaca melihat sumbernya.
  5. Jika kedua poin diatas tidak dilakukan maka, lakukan hal ini.
    Ambil artikel yang menarik bagi anda dan bisa anda kembangkan kemudian modifikasi artikel tersebut dengan bahasa anda sendiri dan cari artikel penunjang agar hasil artikel tersebut lebih berbobot.
    -- Anda Tertarik ?--

  6. Ambil artikel dalam bahasa asing dan terjemahkan serta modifikasi

Saya yakin dengan modal tips diatas, anda dapat menambah koleksi artikel di blog anda.

Dalam menulis, setiap orang pasti mempunyai gayanya masing-masing. Pembaca anda pasti tahu mana tulisan anda atau anda mengambil artikel dari orang lain. --Mereka tahu itu--

Gunakan semua kemampuan anda untuk mengisi blog anda secara baik dan tidak merugikan orang lain.

Selamat Mencoba.

By : Mr. Tamaro

Baca Selengkapnya...